dinsos.pakpakbharatkab.go.id
Komplek Panorama Indah Sindeka Salak
Telp/Fax (0627) 7433075
Berita

Penyaluran Dana Bantuan Sosial Non Tunai Program Keluarga Harapan (PKH)

Jumat, 31 Agustus 2018

Kementerian Sosial Republik Indonesia kembali menyalurkan bantuan sosial non tunai untuk tahap ke-3 Program Keluarga Harapan (PKH) Agustus Tuntas tahun 2018. Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Pakpak Bharat, Dr. Remigo Yolando Berutu, M.Fin, MBA, yang diwakili oleh Asisten Administrasi dan Pembangunan, Supardi Padang, SP, MM, beserta jajarannya didampingi Plt. Kepala Dinas Sosial, Ishak Simon S.Sos di Bale Sada Arih Kompleks Perkantoran Panorama Indah Sindeka, Selasa (28/08).

Acara yang juga dihadiri oleh Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan (Kapuslitbang) Kemensos RI, Mulia Jonny, M.Si, Kepala Unit BRI Salak, sejumlah perwakilan pimpinan OPD serta perwakilan peserta penerima manfaat Program PKH yang tersebar di 8 (delapan) Kecamatan di Kabupaten Pakpak Bharat, dibuka dengan tarian “Menabi Page” yang dibawakan anak-anak keluarga berprestasi yang dibina oleh pendamping PKH Kabupaten Pakpak Bharat. Di pertengahan acara turut juga penampilan Vokal Solo dan Cipta Karya Puisi dari anak-anak keluarga berprestasi PKH Pakpak Bharat.

“Dengan adanya bantuan ini diharapkan masyarakat yang menerima manfaat bisa mempergunakannya untuk hidup sehat dan bisa melanjutkan sekolah, agar dapat memutus mata rantai Kemiskinan. Kembangkan pola pikir yang lebih Maju, dengan meningkatkan partisipasi keingintahuan dan mau belajar cara hidup mandiri, selain itu untuk hidup sehat dan cerdas harus tumbuh dari diri masyarakat itu sendiri” kata Bupati Pakpak Bharat dalam sambutannya yang dibacakan oleh Asisten Administrasi dan Pembangunan.

Lebih lanjut Bupati Pakpak Bharat, Dr. Remigo Yolando Berutu, M.Fin, MBA dalam sambutannya mengatakan “Tugas pemerintah hanya mendorong, apa yang ada kalau bisa digunakan untuk pemberdayaan masyarakat, misalnya sarana dan prasana masyarakat, sarana olahraga dan kegiatan2 masyarakat seperti Kelompok Tani , misalnya dalam Penyuluhan pertanian, karena Masysrakat mayoritas petani dengan Penyuluhan  akan membuat kita menjadi ter arah dalam Kegiatan dalam bercocok tanam”.

Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat sangat menyambut baik program ini, dan semoga PKH ini akan menjembatin antara pemerintah pusat dan daerah khusnya keluarga yang sangat miskin di Pakpak Bharat.

 

Pada bulan Agustus tahun 2018 ini secara simbolis diserahkan kepada 350 Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Penyerahan bantuan non tunai secara simbolis diberikan oleh Kapuslitbang Kemensos RI Mulia Jonny, M.Si, Asisten Administrasi dan Pembangunan, Plt. Kepala Dinas Sosial, Kepala Unit BRI Salak, beserta tamu undangan lainnya.

Adapun penerima PKH di Kabupaten Pakpak Bharat sebanyak 2.289 (dua ribu duaratus delapan puluh sembilan) KPM yang berasal dari 8 kecamatan, yakni Kecamatan PGGS sebanyak 255 KPM, Kecamatan Salak 319 KPM, Kecamatan Siempat Rube 291 KPM, Kecamatan STTU Jehe 507 KPM, Kecamatan STTU Julu 237 KPM, Kecamatan Kerajaan 323 KPM, Kecamatan Pagindar 124 KPM dan Kecamatan Tinada 233 KPM. Bantuan PKH diserahkan secara non tunai yang pencairannya menggunakan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) melalui berbagai sarana yang disediakan oleh BRI seperti Kantor Pelayanan, mesin ATM, serta agen Brilink sebanyak 23 orang yang tersebar se-Kabupaten Pakpak Bharat.

Tidak hanya bantuan PKH, Pada kesempatan ini juga diberikan bantuan beasiswa kepada 10 anak-anak keluarga penerima manfaat yang berprestasi, baik itu prestasi akademis, olahraga, seni, termasuk kepada juara Musabaqah Tilawatil Qur’an sebesar Rp.350.000 yang dipersembahkan oleh Bank BRI serta beasiswa sebesar Rp.150.000 persembahan dari Kementerian Sosial Secara Tunai.